"Di kesalahan yang samaaa...." Oke oke. Jangan tanya Aris lagi ngapain. Aris lagi nyanyi. Haha. Kesalahan yang sama ya? Hm. Asta tahu nggak makhluk paling berbisa yang sering menyeret kita di kesalahan yang sama? Tahu? Yap. CINTA. Kenapa cinta? Aris, bukankah cinta itu indah? Iya. Terus kok Aris bisa bilang kalau cinta adalah makhluk berbisa? Itu kan jahat Aris. Haha. Oke oke. Cinta itu indah? Iya bener. Cinta itu membuat bahagia? Iya bener (2). Cinta itu membuat kita melayang? Iya bener (3). Tiga aja ya. Contoh aja. Hehe. Kita bahas one by one. Pertama. Cinta itu indah. Sesuatu yang indah itu pasti menyejukan hati. Serrr. Kayak aliran air sungai di pegunungan yang tiba-tiba entah dari mana asalnya seperti mengalir melintasi rongga dada. Am Iam right or am I right? Hahaha. Bener dong ya. Setelah merasakan betapa sejuknya air sungai itu, kita tidak akan mampu melepaskannya sekalipun jika air sungai itu sudah keruh, tercemar dan tidak bisa dikonsumsi lagi. Tetap saja kita ...
Hi, Asta. Topik pertama AristoLasta: From The Inside yaitu, "Revenge Life". Selamat membaca ya dan, iya tulisan ini hanya opini Aris. Jadi kita share aja ya. "Jika kamu main-main dengan kehidupan, maka kehidupan juga akan mempermainkanmu." Hidup ini penuh dengan dendam. Tak perduli seberapa keras kau menghindar, kau tetap mendapatkan apa yang kau beri pada orang lain. Jika kau memberikan cinta maka kau juga akan mendapatkan cinta. Sebaliknya jika kau memberikan rasa sakit maka kau juga akan mendapatkan rasa sakit, baik dari orang yang sama maupun dari orang berbeda. Hidup ini mengajarkanmu cukup keras tentang berartinya sebuah rasa. Pertanyaannya bagaimana jika kau tak mendapatkan apa yang kau berikan pada orang lain? Atau bahkan apa yang kau dapatkan bertolak belakang dengan apa yang kau berikan. Dan begitulah kenyataannya. Sering kali kita protes dengan kehidupan. "Aku mencintainya, kenapa dia berbalik menyakitiku?" atau "Aku selalu menyakitinya, ...